TEKNIK MENGIKUTI KULIAH DENGAN BAIK


Sumber : Ad Rooijakkers (1987) Cara Belajar di Perguruan Tinggi, Gramedia Pustaka Utama (GPU)

Marilah kita bicarakan segala sesuatu yang perlu diperhatikan bila mengikuti kuliah. Ada  beberapa petunjuk yang ba­rangkali berguna serta dapat membantu Anda. Apalagi kalau Anda mengikuti kuliah di universitas atau akademi, Anda seyogia­nyalah membiasakan diri dengan suatu cara baru dalam mengikuti pendidikan. Anda harus mencari sendiri bagaimana caranya untuk menyerap apa yang dikuliahkan oleh para dosen. Persoalannya, agar Anda tahu dan mengingatnya pada waktu tentamen. Bila Anda telah dapat membiasakan diri dengan cara belajar yang efektif, berarti Anda akan menghemat waktu belajar.

Marilah kita bicarakan beberapa persoal­an berikut:

  1. bagaimana Anda mengikuti kuliah;
  2. bagaimana Anda membuat catatan;
  3. bagaimana menyusun pertanyaan;

A. BAGAIMANA CARA MENGIKUTI KULIAH

Mengikuti suatu perkuliahan hanya akan berhasil bila Anda berminat sungguh-sung­guh ingin belajar sesuatu. Bila tidak demi­kian halnya, lebih baik Anda berada di rumah saja. Segala sesuatu yang akan saya bicarakan mengenai cara mengikuti kuliah adalah semata-mata hanya petunjuk belaka. Anda sendirilah yang menentukan apa dan bagaimana melakukannya. Semoga petun­juk ini berguna untuk menghindari segala kekecewaan yang mungkin akan menimpa Anda nanti. Banyak mahasiswa yang ter­lambat mengetahui bahwa cara kerjanya adalah keliru. Dengan membaca buku ini, saya harap Anda akan memaksa diri untuk segera memulai bekerja dengan cara yang benar-benar telah dipikir dengan baik-baik sebelumnya.

Usahakan agar Anda hadir pada waktu kuliah dimulai. Bila Anda datang terlambat, selain mengganggu dosen, Anda pun tidak mengikuti pendahuluan yang ia terangkan. Padahal dalam bagian pendahuluan, kecua­li dosen mencoba menguraikan hubungan­nya dengan kuliah yang lalu, juga menjelas­kannya lebih lanjut. Ada beberapa saat yang Anda perlukan sebelum mengetahui ten­tang masalah yang dikuliahkan. Cobalah Anda duduk pada tempat yang terbaik dalam ruangan kuliah. Usahakan agar Anda dapat melihat dengan jelas apa yang tertulis di papan tulis. Apalagi sangatlah penting untuk dapat mendengar apa yang dikatakan oleh dosen. Bila Anda duduk di tempat, di mana Anda tidak dapat mendengar, maka Anda akan mudah tergoda untuk berbicara dengan orang-orang di sekitar Anda. Aki­batnya adalah Anda sama sekali tidak dapat mengikuti perkuliahan dari dosen tersebut. Anda tidak akan mendapat gangguan, bila Anda duduk di tempat yang baik. Suatu keuntungan lain adalah bahwa Anda dapat mendengar dengan jelas pertanyaan-perta­nyaan yang diajukan. Bilamana Anda mem­perhatikan setiap pertanyaan rekan maha­siswa lain serta mendengarkan bagaimana pertanyaan dijawab, maka ini berarti Anda sudah turut juga belajar.

B. BAGAIMANA ANDA MEMBUAT CATATAN

Kebanyakan mahasiswa membuat catat­annya pada lembaran kertas yang lepas. Akibatnya, bila mereka nanti mempersiap­kan tentamen mungkin ada lembaran-lem­baran, yang hilang. Mulailah dengan buku tulis yang baik atau dengan map-tulis. Tulis­lah nama mata kuliah dari dosen tertentu. Mulailah tiap kuliah dengan menuliskan tanggal dan baru kemudian membuat catat­an. Tulislah keterangan bila Anda pernah tidak mengikuti salah satu kuliah. Anda dapat membuat catatan kuliah dengan ber­bagai jenis. Anda dapat mencoba untuk menuliskan apa yang diucapkan dosen. Bagaimana Anda mengerjakan tergantung dari keadaan. Bilamana seorang dosen memberikan diktat tentang kuliahnya, ma­ka tidak perlu Anda membuat suatu catatan yang terinci.

Usahakan untuk mendapat keterangan apakah untuk suatu kuliah ada diktatnya atau tidak. Hal demikian dapat Anda tanya­kan kepada dosen yang bersangkutan. Bila­mana seorang dosen untuk kuliahnya tidak mengeluarkan diktat, berarti Anda perlu membuat catatan yang agak terinci. Keba­nyakan mahasiswa selama kuliah asyik me­nulis. Mereka menulis apa saja yang mereka dengar. Mereka tidak berpikir tentang apa yang dijelaskan, mereka hanya menulis saja. Ini berarti mereka menunda untuk berpikir. Seorang mahasiswa yang berbuat demikian artinya hanya mau mengutip saja dan tidak memaksa diri untuk mengolah isi mata kuliah. Barulah bilamana Anda mengolah mata kuliah, Anda dapat me­ngerti masalahnya. Akan tetapi bilamana Anda menunda pengolahan mata kuliah ini, sampai dekat tentamen, maka hal ini tidak akan berhasil. Seorang mahasiswa harus berbuat lebih daripada hanya sekadar mengutip sesuatu dalam otaknya. Ia harus mengerti, sebab kalau tidak, berarti ia bu­kan mahasiswa pada sebuah universitas. Paksakan diri Anda agar sampai PADA TARAF INI, YAITU BEKERJA DENGAN PIKIRAN KITA. Bagaimana melakukan­nya?

Selama kuliah jangan hanya sekedar men­catat, akan tetapi berusahalah untuk me­ngerti apa yang dikatakan oleh dosen! Bila­mana Anda mengetahui strukturnya, yakni susunan tentang apa yang diuraikannya, maka berarti telah menempuh jalan yang benar. Anda dapat mencatat beberapa kata dari apa saja yang telah diuraikan oleh dosen. Kemudian dari beberapa kata yang Anda tulis, Anda dapat mengingat kembali hal-hal yang dbelaskan itu. Ini dapat Anda lakukan karena selama mengikuti kuliah Anda telah mencoba untuk mengetahui mengenai apa yang dikuliahkan, tetapi cara kerja ini tentu tidak selalu dapat Anda lakukan. Bila seorang dosen menjelaskan suatu pengertian mengenai suatu definisi, maka hal itu harus Anda tulis. Juga bilama­na ada bagan-bagan ditulis di papan tulis, harus dikutip seluruhnya. Bilamana dalam satu mata kuliah digunakan suatu perhi­tungan, maka ini berarti bahwa hal tersebut harus dikutip seluruhnya, akan tetapi setiap penjelasan dosen, akan dapat Anda pahami, walaupun ditulis dengan beberapa kata saja.

Gunakanlah lebih banyak waktu untuk memikirkan kata-kata dosen daripada menulisnya

Bila Anda ingin bekerja secara ideal, maka untuk satu jam mata kuliah yang telah Anda ikuti sesampainya di rumah masih diperlukan waktu lagi untuk menelaahnya. Anda harus mempelajari kembali catatan yang telah Anda buat sewaktu kuliah. Bila ini dilakukan pada hari itu juga, maka daya ingat tentang mata kuliah tadi masih segar. Anda tanpa susah payah akan dapat meng­uraikan secara panjang lebar tanpa kehi­langan garis uraian berdasarkan catatan singkat yang Anda buat. Dengan cara demi­kian Anda sudah dapat merekam kembali tiap bagian kuliah yang Anda ketahui de­ngan baik. Pada waktu Anda menghadapi tentamen maka sudahlah mudah, karena segala sesuatu mengenai mata kuliah itu telah pernah Anda resapi serta mengerti. Dengan jalan seperti ini maka belajar telah menjadi suatu hal yang sangat me­nyenangkan.

Akan tetapi … tidaklah mudah untuk tiap hari menelaah kembali tiap mata kuliah yang Anda telah ikuti. Anda harus mengeta­hui kenyataan dapat mengukur diri sendiri. Coba pilih dua atau tiga mata kuliah tiap semester yang Anda rasa agak sukar bagi Anda, tetapi merupakan mata kuliah pen­ting. Saya kira dengan cara demikian ba­nyak yang Anda peroleh. Pendek kata, jalan yang ideal adalah cara sebagai berikut:

  • Cobalah pada waktu mengikuti kuliah, mengerti sebanyak mungkin dan buatlah catatan singkat dari apa yang Anda keta­hui. Janganlah hanya duduk dan me­nulis saja, sebab dengan demikian belum merupakan jaminan bahwa Anda telah belajar.
  • Haruslah Anda tulis semua definisi, ba­gan-bagan, dan kalkulasi-kalkulasi.
  • Kerjakanlah dua atau tiga macam kuliah penting pada hari itu juga dengan mem­buka kembali catatan Anda hari itu. Usahakan untuk mengerti sebanyak mungkin. Dengan demikian Anda akan memperoleh cara yang menyenangkan dalam menghadapi setiap tentamen.

Dengan cara demikian berarti Anda juga meningkatkan kemungkinan belajar de­ngan berhasil. Anda akan lebih cepat me­nyelesaikan studi Anda, tanpa banyak mengalami ujian-ujian ulangan. Anda pun akan memiliki kesenangan belajar. Maka belajar akan menjadi pengalaman yang me­nyenangkan dalam hidup Anda.

Bagi beberapa mahasiswa, belajar bersa­ma adalah hal yang penting. Kalau Anda merasa, bahwa Anda tidak mempunyai keyakinan yang kuat untuk selalu berhasil, maka Anda perlu bekerja sama dengan mahasiswa lain. Berkumpullah setelah ku­liah untuk bersama membahas catatan-ca­tatan. Anda terpaksa untuk bekerja sung­guh-sungguh. Lagi pula ada keuntungan lain: dengan membicarakannya bersama beberapa teman, maka Anda dapat mem­perbaiki penafsiran yang salah mengenai isi kuliah. Dengan membicarakan bahan ku­liah Anda pun dapat meneliti hal-hal mana yang Anda belum mengerti dengan baik. Kalau di antara rekan Anda terdapat perbe­daan pendapat tentang apa yang dimaksud dosen mengenai mata kuliah, maka pada kesempatan yang berikut dapat ditanyakan. Dengan cara demikian Anda baru belajar dengan disertai pengertian. Persiapan nan­tinya untuk menghadapi tentamen sudah dipermudah. Semua pemikiran untuk itu telah dipersiapkan sejak sekarang.

C. BAGAIMANA CARA MENGAJUKAN PERTANYAAN

Kebanyakan mahasiswa segan untuk mengajukan pertanyaan pada waktu meng­ikuti kuliah. Hal ini dapat dimengerti. Bila­mana Anda pada waktu kuliah tidak me­ngerti sesuatu, mungkin Anda tidak sekali­gus tahu, mengapa Anda sampai tidak me­mahaminya. Mungkin Anda kurang perhati­an dan bila Anda mengajukan pertanyaan mungkin pertanyaan itu nampaknya akan menunjukkan kebodohan Anda. Anda sen­dirilah dalam ruang kuliah yang mengha­dapi masalah ini. Dalam hal ini, Anda hanya menunggu apa yang akan terjadi kemudian. Lain persoalannya bila Anda mengikuti kuliah dengan seksama. Mungkin Anda dalam membuat catatan singkat, mendapat­kan suatu hal yang Anda tidak tahu pasti. Hal ini terjadi bukan karena Anda tidak mengikuti jalannya pembukaan, tetapi ka­rena cara berpikir Anda tidak sejalan de­ngan jalan pikiran dosen, walaupun Anda memang berusaha untuk sedapat mungkin memahaminya. Pertanyaan yang Anda aju­kan harus berbentuk pertanyaan yang baik. Pertanyaan inilah yang Anda ajukan kepada dosen. Mungkin pula beberapa mahasiswa juga akan mengajukan pertanyaan yang sama. Akan menguntungkan banyak pihak bila Anda mau mendesak dosen untuk memberi penjelasan tambahan yang lebih gamblang. Bilamana Anda mengajukan per­tanyaan pada saat yang tepat, tentu tidak akan ada seorang dosen pun yang merasa dirinya terganggu oleh pertanyaan Anda. Janganlah Anda bertanya pada waktu di­adakan suatu penjelasan, tetapi tunggulah pada saat yang baik. Kebanyakan dosen akan memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk bertanya. Inilah suatu kesempatan yang sangat baik. Walaupun dosen tidak memberi kesempatan untuk bertanya, tetapi ada saat-saat tertentu yang tanpa mengganggu jalan kuliah, Anda toh dapat mengajukan pertanyaan.

Dengarkanlah jawabannya dengan seksa­ma dan teliti apakah masalahnya menjadi jelas bagi Anda. Jika tidak demikian halnya, lanjutkan dengan pertanyaan lain sampai segala sesuatunya jelas benar. Buatlah ca­tatan singkat tentang pertanyaan Anda, demikian juga tentang jawaban yang diberi­kan oleh dosen. Jangan lupa bahwa Anda juga dapat banyak belajar dari pertanyaan yang diajukan oleh rekan Anda. Bilamana tidak, berarti penting juga untuk mende­ngarkan jawaban pertanyaan itu.

Bilamana Anda mengajukan pertanyaan dengan sopan clan hormat serta dengan cara yang baik, maka pertanyaan dapat saja diajukan dalam waktu kuliah sedang ber­jalan. Akan tetapi beberapa orang dosen tidak senang kuliahnya diganggu dengan pertanyaan-pertanyaan clan hal ini segera akan Anda ketahui. Barangkali pada dosen­dosen semacam ini pertanyaan seyogianya diajukan setelah kuliah selesai. Setelah ku­liah selesai Anda mendatanginya untuk mengajukan pertanyaan Anda. Janganlah Anda lupa membuat catatan. Mungkin ada baiknya mengajukan pertanyaan itu secara tertulis. Dengan cara ini Anda sebagai pena­nya tidak diketahui oleh teman-teman lain. Dengan pertanyaan tertulis demikian, ber­arti Anda memberikan kesempatan pada dosen agar pada kesempatan berikutnya dapat memberikan jawaban, yang mungkin diperlukan oleh orang-orang yang memiliki pertanyaan yang serupa. Janganlah lupa bahwa suatu pertanyaan yang baik, tentu berguna pula bagi semuanya.

Apabila bahan kuliah itu sangat sukar, cobalah bersama dengan beberapa teman untuk meneliti persoalan mana yang sukar. Dengan jalan demikian, Anda akan dapat menyusun pertanyaan-pertanyaan baik li­san maupun tulisan dan mengajukannya kepada dosen. Kebanyakan mahasiswa ti­dak sampai punya pikiran untuk, setelah kuliah selesai, melakukan hal tersebut. Ten­tu saja hal ini tidak selalu dapat dilakukan. Karena masih banyak hal yang harus diker­jakan dan Anda perlu juga istirahat. Akan tetapi bilamana Anda dengan suatu usaha dapat lebih mudah menghadapi tentamen Anda dengan berhasil, maka usaha itu kira­nya tidak sia-sia. Hal itu pasti bermanfaat sekali.

Sekian dulu uraian mengenai bagaimana mengikuti kuliah. Bila materi itu disingkat akan terdiri dari beberapa pokok persoalan yang meliputi masalah-masalah sebagai berikut:

  1. Bila Anda mengikuti kuliah, usahakan duduk di tempat yang baik, sehingga Anda dapat melihat dan mendengar secara baik.
  2. Buatlah catatan dengan tulisan yang jelas dan tidak pada lembaran kertas yang lepas, yang mudah hilang.
  3. Janganlah menulis semuanya, tapi pi­kirkanlah mengenai hal apa yang diper­masalahkan oleh dosen. Tuangkan pe­ngetahuan Anda pada catatan singkat.
  4. Kerjakanlah dua atau tiga mata kuliah penting, segera setelah kuliah selesai. Dengan demikian Anda memeriksa diri dan mempermudah persiapan tentamen Anda kemudian.
  5. Bila mata kuliahnya terasa sulit, adakan diskusi dengan kelompok kecil antara beberapa teman mahasiswa.
  6. Ajukan pertanyaan dalam waktu kuliah, tetapi lakukan hal itu pada saat-saat yang tidak mengganggu.
  7. Janganlah mengajukan pertanyaan yang disebabkan Anda tidak memper­hatikan kuliah dengan baik, sehingga tidak mengetahui persoalannya.
  8. Ajukan pertanyaan Anda selama atau sesudah kuliah. Anda juga dapat meng­ajukan pertanyaan tertulis.
  9. Selesaikan tugas yang dibebankan kepada Anda sendiri mungkin setelah di­berikan. Ini akan sangat membantu An­da dalam menghadapi tentamen nan­tinya.
  10. Usahakan mendapat tugas yang opera­sional, dari seorang asisten. Haruslah jelas benar apa yang Anda mesti laku­kan; dengan sarana apa Anda boleh melaksanakannya dan bilamana peker­jaan harus selesai.
  11. Usahakan agar semua perjanjian Anda tepati. Datanglah selalu tepat pada wak­tunya.